Gue dan Mereka

Selama gue SMA, gue ngalamin banyak hal yang gue anggap itu ajaib, aneh dan baru dalam hidup gue. Gue dapet banyak hal, dan gue anggap itu sebagai pengalaman berharga, walau mungkin di mata orang lain itu hal yang gak penting. Sebisa mungkin, gue merekam apa yang telah terjadi dalam hidup dan kelak bisa gue inget dan ceritakan kepada temen muda gue. (baca : anak - cucu)

Alwi - Gue - Edi | Muka gue asli ng-blur
Vespa milik Alwi Baihaqiy Sadewo, dia yang duduk di ban depan vespa. Kalo gue inget - inget, ada kejadian lucu sewaktu temen gue naik vespa itu dengan gaya yang super maksimal, namanya Mbah Surip. Waktu itu dia lagi ngehe banget naik itu vespa dengan gaya maksimal dan salto di atas vespa. Keliling sana kemari, ketawa ketiwi gak jelas, eh tau - tau dia nyungsep di antara pagar kawat lapangan basket - ring basket. Sorry gak ada bukti fisik dimana ke-ngehe-an dia harus terhenti di bawah ring basket.

Satrio

Ini gak lucu sih, tapi setidaknya gue bisa buka aib temen gue sewaktu kondangan ke tempat Pak Kepala sekolah yang lagi mantu. Di situ cuma ada 10 bocah aja, yang diundang karena dianggap "penting" di sekolah. Tapi sumpah, kami gak penting kok, cuma di anggap aja.

Saat gue foto itu bocah, keliatan banget jarang makan enak. Tau enggak? Dia dan satu temen gue, keluar paling akhir dari gedung, dimana acara resepsi digelar. Padahal yang lainnya udah lama banget di luar ruang acara, cuma nungguin mereka berdua keluar. Beuh.. dasar.

Satu lagi, dia pernah gaya kayak gini :

Justin Bieber grade KW-Okeh

Selama gue SMA, gak pernah yang namanya sok eksis apalagi narsis. Buktinya, dari foto yang gue punya di laptop, gak ada foto gue sendiri. Itu bukti mutlak dimana ketidak eksisan dan ketidak narsisan gue nyata, dan telah di akui pihak WWF setempat. Beda jauh sama temen - temen gue, "Permisi.. numpang nampang."




Sebagian besar ini memori dalam otak gue hampir penuh dengan muka - muka mereka yang ada di gambar, tapi itu masih sebagian. Setidaknya gue gak pernah lupa sama mereka, temen gue :



Lagi baca buku men..


Ketawain adek kelas yang lagi MOPDIB

Selama yang gue sadari, gue gak pernah bikin dosa ke orang lain dengan secara langsung menyuruh hal - hal yang  membuat mereka malu dan pasaran mereka turun derastis. Gue selalu menghargai orang lain sebagai makhluk yang paling sempurna di mata Sang Pencipta. Tapi kalo yang ini apa? Gue gak dosa kan? :

Hukuman yang berat~

Semenjak itu, gue gak pernah lagi tega untuk menghukum mereka. Tapi, bukti di atas tidak secara langsung gue yang menghukum. hihi.. :p

Oke itu dulu pembukaan memori yang gue ketik di blog jelek ini. Untuk kalian yang punya memori  tentang teman atau siapa aja, tolong jangan lupakan mereka. Mereka adalah salah satu pengisi sejarah kehidupan kalian. Terimakasih :)

6 Komentar Penting

ane masih sering kebayang-bayang temen2 ane pas di mimpi

Reply

temen emang gak akan terganti~
makasih udah mampir..

Reply

kok ora ono potoku min :p *sok eksis :D

Reply

masukin sendiri - sendiri yah.. :p

Reply

haiyo,potoku barang ra ono

Reply

yo kapan - kapan tak posting sing anyar.. :D

Reply

Posting Komentar

Makasih ya, udah mau berkunjung ke blog gue. Gue harap kalian mau ngasih komentar tentang tulisan di atas. Terserah kalian, mau panjang atau lebar yang penting kasih komentar ya! :D

Dont :
1. Spam
2. Live Link
3. Sara + Saru

Semua gue baca dan gue bales, karena komentarmu adalah serpihan surgaku. :))